Kubuka mataku dan kulihat secercah sinar mentari menerpa jendela biru
tepat di hadapku, sinarnya tembus sampai ke wajah ku, entah kenapa
mataku begitu beratnya menerima sinar ini, sampai aku halangi
pandanganku dengan tanganku.
Kupejamkan mata dan aku bangun dari tidurku, ku duduk di atas kasur
busa berlapis imitasi warna biru tua, ku pegang wajah dan mataku dengan
tanganku meyakinkan bahwa aku bisa membuka mataku.
Perlahan ku bukakan mata dengan dahi yang ku
kernyitkan, oh…, ternyata mataku tidak kenapa hanya efek penyesuaian
biasa seperti kebanyakan orang setelah bangun dari tidur.
Aku berdiri dan mencoba mencari teman seasrama yang baru aku kenal
kemarin siang, tapi diruangan ini tak ada siapa-siapa selain aku,
ranjang yang digunakan tidur oleh teman-teman ku yang lain sudah kosong
halocheap
Aku Hidup Maka Aku Ada
Menjadi Lapar,,,Menjadi Kenyang
Apa yang kamu lakukan kalo laper?
Beli makanan, pastinya tapi lain dengan kelakuan teman kuliah saya bila dia lapar dia cari tempat temannya untuk mengambil (nyolong) makanan. wtf!
ya begitulah kelakuannya bila ada makanan bisa dipastikan bakal dia minta meski orang yang diminta belum mengijinkannya, hmmm saya jadi bertanya-tanya apa bawaan lahir (genetik) atau emang kebiasaan dari kecil? pengen menebak apa yang terjadi, ah takut salah,,,
dari pada menebak latar belakang orang yang bersifat seperti itu mending kita coba ber empati yuk, tebak apa yang bakal dirasakannya baik sisi positif ataupun sisi negatifnya. Oh iya kenapa saya pakai kata "colong" karena keseringan makanan tersebut diembat aja langsung baik ada orang nya ataupun enggak berarti kalo gitu kan nyolong.
Beli makanan, pastinya tapi lain dengan kelakuan teman kuliah saya bila dia lapar dia cari tempat temannya untuk mengambil (nyolong) makanan. wtf!
ya begitulah kelakuannya bila ada makanan bisa dipastikan bakal dia minta meski orang yang diminta belum mengijinkannya, hmmm saya jadi bertanya-tanya apa bawaan lahir (genetik) atau emang kebiasaan dari kecil? pengen menebak apa yang terjadi, ah takut salah,,,
dari pada menebak latar belakang orang yang bersifat seperti itu mending kita coba ber empati yuk, tebak apa yang bakal dirasakannya baik sisi positif ataupun sisi negatifnya. Oh iya kenapa saya pakai kata "colong" karena keseringan makanan tersebut diembat aja langsung baik ada orang nya ataupun enggak berarti kalo gitu kan nyolong.
Oleh
Yoga Firmansyah
Link ke posting ini
Jambore Kesehatan Jiwa 10 Oktober 2011
Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa pada bulan Oktober terdapat suatu hari yang mengingatkan kita tentang pentingnya kesehatan jiwa, tepatnya tanggal 10 Oktober adalah hari kesehatan jiwa sedunia.
| Kontingen |
Namun ada yang berbeda dalam memperingati hari kesehatan jiwa sedunia kali ini, yang mana pada peringatan hari kesehatan jiwa 10 oktober 2011 ini dibarengi dengan Jambore Kesehatan Jiwa yang di cetuskan oleh Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor yang di dukung oleh Kementerian Kesehatan.
Yang menarik dari kegiatan ini adalah kali pertamanya kegiatan jambore kesehatan jiwa ini dilaksanakan dan antusiasme tiap rumah sakit jiwa yang diundang sangat bagus juga tak ketinggalan lembaga yang terkait dengan...
Oleh
Yoga Firmansyah
Link ke posting ini
Melengkapi Tangan dan Kaki Dengan "Cinta"
Mika teman saya menulis...
Melengkapi Tangan dan Kaki Dengan "Cinta"
“orang-orang yang memiliki fisik biasa seringkali ingin dianggap luar biasa. Namun, orang-orang yang memiliki fisik luar biasa hanya ingin dianggap biasa.” (Prof. Dr. Soeharo, pendiri kantor saya saat ini)
Sebelumnya saya kasih clue dulu kenapa akhirnya saya bisa buat tulisan ini. Saya bekerja di sebuah intitusi negara yang (katanya) sangat sosial. Tempat kerja saya bukan gedung mewah yang menjulang tinggi dan berada di tengah ibukota tercinta. tempat kerja saya hanyalah bangunan yang terletak dilahan seluas 5 ha (kalo gak salah, soalnya gak pernah saya ukur juga sih), hanya bertingkat 2 dan berada sangat “dekat” dengan Monas, sekitar 1 jengkal jika diukur di peta. Ya, tempat kerja saya adalah sebuah balai rehabilitasi bagi orang-orang dengan fisik luar biasa. Ngerti kan?Gausahlah saya jelasin lagi.hehehe.. Disinilah orang-orang
Melengkapi Tangan dan Kaki Dengan "Cinta"
“orang-orang yang memiliki fisik biasa seringkali ingin dianggap luar biasa. Namun, orang-orang yang memiliki fisik luar biasa hanya ingin dianggap biasa.” (Prof. Dr. Soeharo, pendiri kantor saya saat ini)
Sebelumnya saya kasih clue dulu kenapa akhirnya saya bisa buat tulisan ini. Saya bekerja di sebuah intitusi negara yang (katanya) sangat sosial. Tempat kerja saya bukan gedung mewah yang menjulang tinggi dan berada di tengah ibukota tercinta. tempat kerja saya hanyalah bangunan yang terletak dilahan seluas 5 ha (kalo gak salah, soalnya gak pernah saya ukur juga sih), hanya bertingkat 2 dan berada sangat “dekat” dengan Monas, sekitar 1 jengkal jika diukur di peta. Ya, tempat kerja saya adalah sebuah balai rehabilitasi bagi orang-orang dengan fisik luar biasa. Ngerti kan?Gausahlah saya jelasin lagi.hehehe.. Disinilah orang-orang
Oleh
Yoga Firmansyah
Link ke posting ini
Pernah gak sih kita mengalami gangguan Cemas, Panik dan semacamnya?
Gangguan Jiwa Ringan (Neurosis)
Tak dipungkiri lagi banyak orang yang pernah mengalami cemas, panik, fobia, depresi, obsesif kompulsif, konversi, disasosiatif, dan stres pasca trauma. Contoh dari gangguan diatas adalah adanya perasaan cemas yang diikuti dengan beberapa gejala fisik seperti jantung yang berdebar-debar, keluar keringat dingin, leher tersumbat, nafas sesak, ingin buang air kecil, lutut terasa lemas, tangan menjadi lembab dan dingin dan lainnya.
Ya, gangguan tersebut termasuk salah satu gangguan jiwa ringan atau dalam ilmu kedokteran dan ilmu psikologi biasa disebut gangguan neurosis, gangguan ini masih dapat disembuhkan dan si penderita masih tetap dapat berfungsi dengan baik sebagai anggota masyarakat, hanya terdapat perasaan yang tidak nyaman atau tidak enak dalam dirinya.
Berikut adalah 8 gangguan yang termasuk kedalam kategori gangguan Neurosis :
Oleh
Yoga Firmansyah
Link ke posting ini
Langganan:
Entri (Atom)
